Home » » Pagelaran Wayang Kulit Ambalwarsane Paguyuban AKRAB & SERULINGMAS

Pagelaran Wayang Kulit Ambalwarsane Paguyuban AKRAB & SERULINGMAS

Written By Wahyu Triono on Selasa, 13 Juni 2017 | 02.53

Oleh : Tahmidin Anwar
           Tepatnya pada hari Sabtu Malam Minggu, 13 Mei 2017 bertempat di komplek ruko perumahan Dasana Indah Bojong Nangka -Tangerang diselenggarakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Pagelaran  wayang kulit tersebut dalam rangka Ulang Tahun Serulingmas yang ke-25. Gebyar acara pada ulang tahun Serulingmas tahun ini diselenggarakan begitu meriah dan beragam kegiatan.
Pagelaran wayang kulit adalah salah satu rangkaian kegiatan. Adapun penyelenggaraanya  bekerja sama dengan Paguyuban AKRAB yang dipandhegani oleh Bpk Sutoyo. Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Umum Pengurus  Yayasan Serulingmas Bpk Dr. Wisnu Suhardono, Kang Kuswandi Pengurus Kerukunan Keluarga Banyumasan ( KKB ), Dr Tarsoen Dosen UI pemerhati wayang, Drs Toto Sumarwoto selaku Sekum Persatuan Pedalangan Indonesia ( Pepedi ).

Ketum serulingmas dalam sambutanya merasa  bangga atas terselengaranya kegiatan ini yang dihadiri begitu banyak oleh masyarakat yang datang untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit. Dalam pagelaran ini oleh Ki Dalang Sigid Djono Putro merupakan putra dari dalang kondang Djono Kesugihan. Pada kesempatan itu Pak Wisnu S menyampaikan sebuah buddybag dengan bertuliskan Wukirmas sebagai perlambang agar Serulingmas terus senantiasa eksis dapat berbuat untuk kemaslahatan baik warga Banyumas yang ada di perantauan ataupun yang berdomisili di daerah.


Di akhir sambutannya Ketum yang telah enam kali periode ini motong tumpeng sebagai simbul ulang tahun dan kemudian menyerahkan wayang tokoh Gatotkaca kepada Ki Dalang.
Sedangkan lakon pagelaran wayang kulit untuk malam itu adalah Gatotkaca Winisuda.
Dalam sebuah kisah Kerajaan Pringgondani sedang gonjang ganjing karena ditinggal mangkat rajanya yaitu Prabu Arimba.

Sementara itu Prabu Yudistira sedang bersidang di negeri Amarta dengan para kerabat dan pejabat Pandawa untuk memikirkan tahta Pringgondani yang kosong sepeninggalnya Prabu  Arimba, untuk maksud tersebut R.Arjuna ditugasi pergi kekhayangan untuk menanyakan siapa yang berhak atas tahta negeri Pringgondani, sedangkan R. Werkudara dan Prabu Kresna pergi ke negeri Pringgondani.

Di negeri Pringgondani Dewi Arimbi sedang mengadakan persidangan dengan pejabat negara untuk membicarakan suksesi negeri Pringgondani, tiba-tiba datang R. Werkudara dan Prabu Kresna juga Janaka yang diiringi Batara  Narada yang mengutarakan perihal siapa yang berhak menduduki tahta Pringgondani. Akhirnya disepakati semua pihak, maka R. Gatotkacalah yang berhak menduduki tahta mengganti Prabu Arimba. Dengan disepakati semua pihak, maka R. Gatotkaca dinobatkan menjadi raja di negara Pringgondani dengan bergelar Prabu Kacanegara. Dipilih lakon Gatotkaca Winisuda oleh panitia bukan tanpa maksud, karena Pak Wisnu S baru diwisuda S3nya di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. 
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. SERULING MAS - All Rights Reserved
SM